Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan

09 Oktober 2017

Memeluk Kenangan



Saat aku mencoba melupakan namun gagal,

Saat itulah aku memutuskan untuk berhenti melupakan.

Berdamai.

Merangkai kisah dalam toples kenangan.

Menjalin cerita dalam baris yang tak hilang, meski hanya untuk dikenang.

Karena kenangan memang untuk dikenang.

Maka izinkan, aku memeluk kenangan dengan caraku sendiri.



Bandung, 24 September 2017
Regards,



W  A

03 Februari 2017

Rindu

Apa arti rindu?
Rindukah ia, jika jarak tak pernah membentang jeda

Rindukah?
Saat waktu tak secuilpun mencipta spasi


Ia sesungguhnya begitu rapat
Teramat nyata

Rindukah?
Hanya karena seolah tak pernah nyata


24 September 2014

Setia

berlari bersama jarak
tak menjauh
berkemas menyertai waktu
tak menutupi

ingin, harus, tak cukup menjadi bisa
lelah, perih, tak cakap mengurai mampu

entah sugesti, bodoh, setia
entah mungkin takdir

hingga tak jeda membingkai hati, 
mengunci rasa
tetap mengukir nama
masih mengenang wajah

24 Juni 2014

Kau & Aku adalah Kita

Assalamu'alaikum sobat wafiyyatunnisa's site...
kali ini saya akan kembali memposting sebuah puisi, dan puisi kali ini adalah puisi cinta...hehe

Jujur, jarang banget lho saya bikin puisi romantis.

Ehm... tapi tunggu dulu.  Puisi ini bukan buat someone specialnya saya sih, karena isinya juga tentang ucapan selamat ulang tahun pernikahan yang ke 25 tahun.
Tuh, nggak mungkin juga kan saya udah memiliki usia pernikahan perak :D

Jadi nih ceritanya, tadi siang saya dapet telpon dari salah satu temen.  Katanya minta dibuatin puisi dengan tema yang saya sebutin tadi di atas.

Nah, setelah beberapa menit mencari inspirasi, lalu taraaa... sekitar tiga jam kemudian jadi deh puisinya.  Yah romantis banget sih, bikin miris bagi yang masih single... haha...

Setelah dipikir-pikir, nggak ada salahnya juga kan sekalian saya posting puisinya di sini.

Ok, ini dia puisinya.  Selamat meresapi romansa keromantisan berikut yaaa (khusus yang udah nikah aja sih) :)

Puisi ini ditujukan untuk siapa saja...
khususnya dua insan yang telah 25 tahun melalui hidup dalam ikatan cinta
Baarakallah....
semoga langgeng, selamanya dalam ridho Allah SWT :)

Happy 25th anniversary



01 November 2013

November Has Come

Lagi...
Terpangkas jatah
Tersurut peluang
Berbungkus balutan angka yang bertumbuh
satu... satu...

Kala November berulang,
Mamanjang sudah langkah
Mengurai penuh jejak
Cepat
Merapat

Dan pengembaraannya menantang masa
Mungkin hendak pulang
Pasti pulang
Tapi entah,
Ke sisi mana ia pantas untuk pulang?



Setitik Muhasabah
Wafiyyatunnisa Asy Syu'lah

Jum'at, 1 November 2013
00:00

23 Mei 2013

Mutiara Waktu

Apa kabar pecinta wafiyyatunnisa's site?? hehe...

Lama saya nggak update, lama nggak nongol, lama nggak nulis.  Eits, tapi bukannya tanpa alasan!  Ada satu alasan syar'i, penting, dan sangat-sangat masuk akal bagi saya untuk sesaat fakum dari dunia ini.  Bahkan saya benar-benar menghentikan untuk sementara kegiatan tulis menulis, baca buku yang berkaitan dengan tulis menulis (cerpen, novel, dan sejenisnya), dunia flanel (yang sungguh tadinya saya persiapkan untuk bisnis), dan hal-hal lain yang menurut pengamatan saya memang HARUS ditunda.

Karena apakah??

SKRIPSI!

05 Januari 2013

Evaluasi Masa

Mengejar masa ataukah terkejar masa
Menyengaja alpa ataukah terlupa
Bergulung usia
Itulah faktanya

Bilamana detik nafas menyempit
Peluang memendek
Pantaskah berbangga?
Layakkah berhura?

05 Desember 2012

Beranjak Dewasa


Sebuah puisi

Special untuk kalian, adik-adik yang sedang beranjak dewasa :)


BERANJAK DEWASA

Tarikan zaman mendesak kelopak mata terjaga
Duhai, mengapa dunia tak lagi sama?
Beda rasa, beda suara, beda rupa

Duniaku bukan ini
Dunia ini menekan, memperkenalkan pelangi rasa
Duka, suka, bangga, kecewa, membuncah, frustasi
Beban, tanggungjawab, penghargaan, cinta, benci

Kembalikan duniaku!
Dunia yang hanya indah dan nyaman

10 Juli 2012

Ilahana, balighnaa Ramadhan

Masa berarak, bergerak pasti.
Siap percikkan tetes sejuk yang ditunggu.
Pasti, pasti ia sirami sekarat jiwa yang haus dan merindu.
Jiwa-jiwa yang dulu berkabut, saat sembab mata menjadi saksi tentang haru perpisahan.

Pasti??
InsyaAllah...
Ia akan kembali.
Ia 'makmurkan' bumi.
Ia bentang selebar-lebar peluang.
Ia sapa hati yang larut menanti.

24 Mei 2012

Aksara Cinta

Kibaran rahim menjalar
menjelma cinta yang Maha

Duhai Rahman,
hendak kubalas, kujawab
agar layak menadah
biar tak malu mereguk kasih
meski entah secuil laku bermakna balas, entah masih jauh menebar hina

11 November 2011

Kami Percaya

Indonesia
Tak risau hati kami kepadanya
Karena di sini, kami hidup untuk mati
Di masa tangan-tangan akrab menggenggam runcingan bambu
Di zaman darah, harta, nyawa menjadi bagian dari sumbangsih

Merdeka!!
Indonesia mandiri, terhormat
Bukan di bawah awasan kuasa penjajah
Tidak direndahkan juga merendahkan
Itu tekad kami!
Itu cita-cita kami!

09 Juni 2011

INGKAR

Ingkar lagi!
Kali ini
Untuk kali kesekian pertemuan

Lupakah pada janji yang setiap tahun kau ucapkan?

27 Desember 2010

Menanti Datangnya Indera Keenam???


Benturan masalah membuat kita saling diam

hati saling 'berhusnudzon', saling berharap salah satu di antara kita akan ada yang memulai untuk berbicara

ah....entahlah

atau mungkin kita berharap agar alam berbaik hati...

untuk sekali ini saja memberikan kita indera keenam ??

20 Oktober 2010

SAYATAN LUKA



Aku berkhianat lagi
dalam tingkah berurai dosa
berharap Engkau lengah
atau sesaat terlupa

Keliru!
karena tak mungkin Engkau terlena

Bagaimana ini?
Lagi-lagi tertangkap basah saat mendua

Memeluk Kenangan

Saat aku mencoba melupakan namun gagal, Saat itulah aku memutuskan untuk berhenti melupakan. Berdamai. Merangkai kisah dalam ...