Sahabat, ini bicara tentang kesedihan.
Saat rasa sedih demikian menghimpit, dada terasa sesak, mata terasa panas, namun ruang seolah tak memberi celah untuk sekadar menangis. Padahal bukankah yang paling dekat dan mungkin untuk dilakukan saat bersedih adalah menangis??
Jika menangis saja seakan tak lagi mendapat kesempatan, terkadang pikiran konyol dan naif terlintas di dalam pikiran.
Saya kadang berfikir, untuk menjadi manusia tak berhati. Sehingga tak perlu merasa sedih, tak akan merasa takut, khawatir, meski juga berarti tak akan pernah tahu seperti apa rasanya bahagia.
Hidup berjalan lurus, tanpa pernah peduli pada apapun. Bagaikan robot yang dingin dan cuek.
Haha...
pikiran bodoh memang.
Tampilkan postingan dengan label curhat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label curhat. Tampilkan semua postingan
25 Maret 2015
24 September 2014
Setia
berlari bersama jarak
tak menjauh
berkemas menyertai waktu
tak menutupi
ingin, harus, tak cukup menjadi bisa
lelah, perih, tak cakap mengurai mampu
entah sugesti, bodoh, setia
entah mungkin takdir
hingga tak jeda membingkai hati,
mengunci rasa
tetap mengukir nama
masih mengenang wajah
tak menjauh
berkemas menyertai waktu
tak menutupi
ingin, harus, tak cukup menjadi bisa
lelah, perih, tak cakap mengurai mampu
entah sugesti, bodoh, setia
entah mungkin takdir
hingga tak jeda membingkai hati,
mengunci rasa
tetap mengukir nama
masih mengenang wajah
09 Juni 2014
Nonton Film 'Ketika Tuhan Jatuh Cinta' -Lanjutan-
Film Ketika Tuhan Jatuh Cinta, diangkat dari novel karya Wahyu Sujani terbitan Diva Press pada tahun 2009.
Sebenarnya saya pernah beberapa kali melihat novel ini di toko buku, namun saat itu saya sama sekali tidak berminat untuk membeli. Entahlah mengapa. Mungkin karena saking banyaknya pilihan judul-judul novel yang lain.
Hingga suatu hari, saya membaca sebuah tweet dari diva press, yang mengabarkan bahwa novel ini akan segera tayang di layar lebar. Rasa penasaran akhirnya membuat saya berburu sebuah novel yang sebelumnya saya abaikan. Tapi sayang seribu kali sayang sodara-sodara, setelah mendatangi beberapa toko buku, hingga menghubungi beberapa toko buku online, ternyata novel ini sudah habis. Bahkan saat saya bertanya langsung di stand penerbitnya pada sebuah Islamic Book Fair di kawasan braga Bandung, hasilnya tetap sama saja, HABIS alias KOSONG. Oh no!
Tadinya sih buat bahan perbandingan, sebelum saya menonton filmnya. Tapi yah, apa mau dikata. Memang takdirnya saya harus menonton film ini tanpa membaca novelnya terlebih dahulu.
Well, saya menonton pada hari ahad, tanggal 8 Juni 2014 di XXI Jatos (Jatingor Town Square). Bukan karena harganya jauh lebih murah dibanding tempat lain sih, tapi karena bioskop ini yang paling dekat posisinya dengan tempat tinggal saya yang berada di sebelah timur kota Bandung. Ini adalah kali kedua saya nonton di Jatos, dan suasananya masih tetap sama saja, sepi. Tapi bagi saya tidak masalah. Karena toh yang saya nikmati filmnya, bukan huru-hara para penontonnya.
Sebenarnya saya pernah beberapa kali melihat novel ini di toko buku, namun saat itu saya sama sekali tidak berminat untuk membeli. Entahlah mengapa. Mungkin karena saking banyaknya pilihan judul-judul novel yang lain.
Hingga suatu hari, saya membaca sebuah tweet dari diva press, yang mengabarkan bahwa novel ini akan segera tayang di layar lebar. Rasa penasaran akhirnya membuat saya berburu sebuah novel yang sebelumnya saya abaikan. Tapi sayang seribu kali sayang sodara-sodara, setelah mendatangi beberapa toko buku, hingga menghubungi beberapa toko buku online, ternyata novel ini sudah habis. Bahkan saat saya bertanya langsung di stand penerbitnya pada sebuah Islamic Book Fair di kawasan braga Bandung, hasilnya tetap sama saja, HABIS alias KOSONG. Oh no!
Tadinya sih buat bahan perbandingan, sebelum saya menonton filmnya. Tapi yah, apa mau dikata. Memang takdirnya saya harus menonton film ini tanpa membaca novelnya terlebih dahulu.
Well, saya menonton pada hari ahad, tanggal 8 Juni 2014 di XXI Jatos (Jatingor Town Square). Bukan karena harganya jauh lebih murah dibanding tempat lain sih, tapi karena bioskop ini yang paling dekat posisinya dengan tempat tinggal saya yang berada di sebelah timur kota Bandung. Ini adalah kali kedua saya nonton di Jatos, dan suasananya masih tetap sama saja, sepi. Tapi bagi saya tidak masalah. Karena toh yang saya nikmati filmnya, bukan huru-hara para penontonnya.
Nonton Film 'Ketika Tuhan Jatuh Cinta'
Salam bulan Juni, pembaca sekalian! :)
Kali ini saya akan bercerita tentang pengalaman saya saat kemarin (8 Juni 2014) menonton film 'Ketika Tuhan Jatuh Cinta.' Bukan sebuah review sih sebenernya, hanya cerita-cerita aja. Karena saya memang bukan pakarnya untuk mereview sebuah film. Ya, kali-kali aja cerita saya jadi bikin pembaca sekalian penasaran and jadi pengen ikutan nonton filmnya juga :D
Ok pertama, kenapa saya mau nonton? Padahal saya bukan penggila film lho. Maksudnya nggak yang banget-banget maniak pengen nonton bioskop. Apa karena film ini dibintangi oleh Reza Rahadian? Hmm, bisa jadi, bisa jadi. Hehe :D
Tapi alasan utamanya adalah karena (melalui sinopsis yang saya baca sebelum filmnya tayang) saya menilai bahwa ini adalah film yang berkualitas (dari sisi nilai moral yang ingin disampaikan). Entah kalau dari sisi efek, gambar, de el el. Karena sekali lagi, saya bukan penggila film yang bisa menilai segi kualitas produksi sebuah film. Bagi saya, sejauh itu nggak garing, nggak bikin boring, ya cukuplah untuk tidak dilewatkan begitu saja.
Kalau dibilang bukan penggila film, tapi sebenernya saya termasuk pemburu juga sih. Biasanya film yang saya kejar adalah film yang diadopsi dari cerpen atau novel Indonesia, yang memang secara isi, sarat akan makna.
Kali ini saya akan bercerita tentang pengalaman saya saat kemarin (8 Juni 2014) menonton film 'Ketika Tuhan Jatuh Cinta.' Bukan sebuah review sih sebenernya, hanya cerita-cerita aja. Karena saya memang bukan pakarnya untuk mereview sebuah film. Ya, kali-kali aja cerita saya jadi bikin pembaca sekalian penasaran and jadi pengen ikutan nonton filmnya juga :D
Ok pertama, kenapa saya mau nonton? Padahal saya bukan penggila film lho. Maksudnya nggak yang banget-banget maniak pengen nonton bioskop. Apa karena film ini dibintangi oleh Reza Rahadian? Hmm, bisa jadi, bisa jadi. Hehe :D
Tapi alasan utamanya adalah karena (melalui sinopsis yang saya baca sebelum filmnya tayang) saya menilai bahwa ini adalah film yang berkualitas (dari sisi nilai moral yang ingin disampaikan). Entah kalau dari sisi efek, gambar, de el el. Karena sekali lagi, saya bukan penggila film yang bisa menilai segi kualitas produksi sebuah film. Bagi saya, sejauh itu nggak garing, nggak bikin boring, ya cukuplah untuk tidak dilewatkan begitu saja.
Kalau dibilang bukan penggila film, tapi sebenernya saya termasuk pemburu juga sih. Biasanya film yang saya kejar adalah film yang diadopsi dari cerpen atau novel Indonesia, yang memang secara isi, sarat akan makna.
05 Mei 2014
Kepribadian di balik Warna Favorit
Hai, hai, hai!!
Ups, Assalamu'alaikum pembaca wafiyyatunnisa's site.
Adakah yang merasa kehilangan tulisan-tulisan saya yang renyah bin garing? :D
Maklum, sudah beberapa bulan ini saya benar-benar kehilangan inspirasi. Tak ada tulisan baru yang saya produksi, entah itu cerpen, artikel, puisi, atau sekadar curhatan di blog ini.
Yah, meski bersyukur juga karena masih ada rangkaian kata yang saya share dalam bentuk status fb, bbm, atau kicauan di twitter. Haha. Lumayan kan tuh, daripada sepi sama sekali.
Hhm... hhm...hhm.... saya memang terserang penyakit 'writer's block' parah! Tapi kali ini saya memaksakan diri untuk menggores kalimat demi kalimat, meski mungkin akan semakin garing. Tapi lumayanlah buat obat kangen pembaca setia blog sekalian! Bener nggak?? Seneng kan, akhirnya di blog ini muncul tulisan baru. Ayo ngaku aja!
Ok, ok. Segaring-garingnya saya, sahabat tenang aja. Karena kali ini pun bakalan tetep ada yang saya ceritain kok.
Sobat semua pada punya warna favorit? Boleh tau warna apa? Terus pernah baca karakter berdasarkan warna favorit nggak? Kalo' udah pernah baca, kira-kira warna favorit sobat matching nggak tuh ama kepribadian sobat sendiri?
Oh ho ho... maap yah, malah banyak nanya. Tapi ini serius. Apa benar warna favorit berkaitan dengan karakter pribadi??
Ups, Assalamu'alaikum pembaca wafiyyatunnisa's site.
Adakah yang merasa kehilangan tulisan-tulisan saya yang renyah bin garing? :D
Maklum, sudah beberapa bulan ini saya benar-benar kehilangan inspirasi. Tak ada tulisan baru yang saya produksi, entah itu cerpen, artikel, puisi, atau sekadar curhatan di blog ini.
Yah, meski bersyukur juga karena masih ada rangkaian kata yang saya share dalam bentuk status fb, bbm, atau kicauan di twitter. Haha. Lumayan kan tuh, daripada sepi sama sekali.
Hhm... hhm...hhm.... saya memang terserang penyakit 'writer's block' parah! Tapi kali ini saya memaksakan diri untuk menggores kalimat demi kalimat, meski mungkin akan semakin garing. Tapi lumayanlah buat obat kangen pembaca setia blog sekalian! Bener nggak?? Seneng kan, akhirnya di blog ini muncul tulisan baru. Ayo ngaku aja!
Ok, ok. Segaring-garingnya saya, sahabat tenang aja. Karena kali ini pun bakalan tetep ada yang saya ceritain kok.
Sobat semua pada punya warna favorit? Boleh tau warna apa? Terus pernah baca karakter berdasarkan warna favorit nggak? Kalo' udah pernah baca, kira-kira warna favorit sobat matching nggak tuh ama kepribadian sobat sendiri?
Oh ho ho... maap yah, malah banyak nanya. Tapi ini serius. Apa benar warna favorit berkaitan dengan karakter pribadi??
27 September 2013
Lepaskan Burung dari Sangkarnya
Happy friday sobat!
Hari ini tanggal 27 September 2013, kemaren tanggal 26 September 2013 (ya iyalah! :D).
Maap, saya bukan lagi pengen ngajakin ngitung-ngitung tanggal, tapi tanggal 26 September itu pernah memberikan kenangan tersendiri. Nah, berhubung kemaren saya lupa, jadi hari ini deh diposting ceritanya.
Sebelumnya, tahun 2010 lalu, cerita ini pernah diterbitkan dalam buku antologi "Love Lebaran" oleh Indie Publishing.
Dah cukup lama sih kejadiannya, tapi saya memang termasuk orang yang menghargai sejarah (ceilee). Biasanya, tanggal untuk moment-moment penting akan selalu saya ingat, untuk kemudian setiap tahun saya kenang menjadi salah satu episode kecil dalam hidup saya (Eheeem!).
Hari ini tanggal 27 September 2013, kemaren tanggal 26 September 2013 (ya iyalah! :D).
Maap, saya bukan lagi pengen ngajakin ngitung-ngitung tanggal, tapi tanggal 26 September itu pernah memberikan kenangan tersendiri. Nah, berhubung kemaren saya lupa, jadi hari ini deh diposting ceritanya.
Sebelumnya, tahun 2010 lalu, cerita ini pernah diterbitkan dalam buku antologi "Love Lebaran" oleh Indie Publishing.
Dah cukup lama sih kejadiannya, tapi saya memang termasuk orang yang menghargai sejarah (ceilee). Biasanya, tanggal untuk moment-moment penting akan selalu saya ingat, untuk kemudian setiap tahun saya kenang menjadi salah satu episode kecil dalam hidup saya (Eheeem!).
02 September 2013
Cerita Lucu di Balik Lupa
Sobat wafiyyatunnisa's site, pernah ngalamin yang namanya lupa nggak? Kalo saya sih, sering, he he.
Padahal saya belum tua lho. Ya, yang saya lupain sih biasanya hal-hal kecil ya, bukan yang bersifat serius dan menyangkut hajat hidup orang banyak :D
Tapi tetep aja, yang namanya lupa itu kadang bikin gimanaaaaa gitu. Iya nggak sih?
Biasanya saya suka lupa untuk membawa sesuatu, padahal tuh barang udah disiapin dari malam hari. Contoh kecil, map yang berisi berkas penting. Beberapa kali saya harus kembali untuk mengambil benda ini. Bayangkan, untuk mengatasi masalah ini saya akhirnya terkadang meletakkan map tersebut di lantai, tepat di mana saya memang bakalan mondar-mandir sebelum pergi. Jadi, ketika saya hendak melangkah keluar, mau nggak mau deh, keberadaan benda yang janggal akan mengusik penglihatan saya, dan taraaa, jadi tidak lagi terlupakan. Hehe.
Padahal saya belum tua lho. Ya, yang saya lupain sih biasanya hal-hal kecil ya, bukan yang bersifat serius dan menyangkut hajat hidup orang banyak :D
Tapi tetep aja, yang namanya lupa itu kadang bikin gimanaaaaa gitu. Iya nggak sih?
Biasanya saya suka lupa untuk membawa sesuatu, padahal tuh barang udah disiapin dari malam hari. Contoh kecil, map yang berisi berkas penting. Beberapa kali saya harus kembali untuk mengambil benda ini. Bayangkan, untuk mengatasi masalah ini saya akhirnya terkadang meletakkan map tersebut di lantai, tepat di mana saya memang bakalan mondar-mandir sebelum pergi. Jadi, ketika saya hendak melangkah keluar, mau nggak mau deh, keberadaan benda yang janggal akan mengusik penglihatan saya, dan taraaa, jadi tidak lagi terlupakan. Hehe.
09 Juli 2013
Layanan Prima
Pernah kan denger istilah Layanan Prima? Yak, biasanya sih, yang kerjanya di barisan 'depan', kudu, wajib, harus lulus dulu sama training yang satu ini. Saya aja yang kerjanya dibagian 'dapur', berurusan melulu dengan layar komputer, tidak berhubungan langsung dengan mitra atau klien, pernah ikutan pelatihan layanan prima lho. :D
Kurang lebih, dibahas mengenai bagaimana caranya menghadapi (lebih tepatnya melayani) mitra, berwajah semanis mungkin, seramah mungkin. Bagaimana caranya agar mitra merasa nyaman dan aman berurusan dengan organisasi kita. Bagaimana upaya agar kesan yang didapat adalah kesan terbaik, tidak meninggalkan kesan buruk dan kapok. Bagaimana menghadapi dan menyelesaikan masalah dengan bijak dan juga solutif. Dan sebagainya.
Nah, berkaitan dengan masalah ini saya jadi ingin curhat dikit nih. Beberapa minggu lalu, saya berurusan dengan toko fotocopyan. Biasa, habis sidang skripsi dan dapet tandatangan dari sana sini, hard cover secepat mungkin harus diselesaikan, biar bisa secepat mungkin juga dapetin ijazah :D
Kurang lebih, dibahas mengenai bagaimana caranya menghadapi (lebih tepatnya melayani) mitra, berwajah semanis mungkin, seramah mungkin. Bagaimana caranya agar mitra merasa nyaman dan aman berurusan dengan organisasi kita. Bagaimana upaya agar kesan yang didapat adalah kesan terbaik, tidak meninggalkan kesan buruk dan kapok. Bagaimana menghadapi dan menyelesaikan masalah dengan bijak dan juga solutif. Dan sebagainya.
Nah, berkaitan dengan masalah ini saya jadi ingin curhat dikit nih. Beberapa minggu lalu, saya berurusan dengan toko fotocopyan. Biasa, habis sidang skripsi dan dapet tandatangan dari sana sini, hard cover secepat mungkin harus diselesaikan, biar bisa secepat mungkin juga dapetin ijazah :D
26 Maret 2013
Love Flowers, Love Star!
Baiklah, ini adalah sesi curhat, sesi cerita diri, sesi yang ringan seringan-ringannya. Rasanya lamaaaaa yah nggak update blog, sudah nyaris 2 pekan.
Maklum, kerjaan kantor beberapa waktu belakangan lumayan rada bikin njelimet, dan sebagai pengusir rasa jenuh, waktu sisa di malam hari saya gunakan untuk berkreasi bersama flanel (Ssst, saya sedang mempersiapkan bisnis tentang ini, mudah2an aja bisa terwujud, aamiin).
Dan kali ini saya hanya sedang ingin sedikit narsis (nah lho, apaan tuh??)
Mau tau apa hal yang sangat saya suka?
Apa?? Nggak mau tau??
Bodo' ah, tetap bakalan saya kasih tau. Kali aja suatu saat pengakuan saya ini bermanfaat buat sodara-sodara sekalian yang berniat memberikan sebuah kejutan alias surprise buat saya, hehe.
Dua dari sekiiiian banyak yang sangat saya suka adalah........
Maklum, kerjaan kantor beberapa waktu belakangan lumayan rada bikin njelimet, dan sebagai pengusir rasa jenuh, waktu sisa di malam hari saya gunakan untuk berkreasi bersama flanel (Ssst, saya sedang mempersiapkan bisnis tentang ini, mudah2an aja bisa terwujud, aamiin).
Dan kali ini saya hanya sedang ingin sedikit narsis (nah lho, apaan tuh??)
Mau tau apa hal yang sangat saya suka?
Apa?? Nggak mau tau??
Bodo' ah, tetap bakalan saya kasih tau. Kali aja suatu saat pengakuan saya ini bermanfaat buat sodara-sodara sekalian yang berniat memberikan sebuah kejutan alias surprise buat saya, hehe.
Dua dari sekiiiian banyak yang sangat saya suka adalah........
12 Februari 2013
Sepatu Bayi Dari Kain Flanel
Hari Ahad lalu (10 Februari 2013) saya iseng maen ke Gramedia di Jalan Merdeka Bandung. Keliatan banget yah lagi nggak ada kegiatan, sampe' maen ke toko buku aja iseng, he he.
Tapi memang bener sih, hari itu hujan besar tiba-tiba membatalkan niat saya dan seorang teman untuk berenang. Sehingga otomatis, saya hanya berdiam diri saja. Setelah seharian mendekam dalam kamar, kejenuhan akhirnya menggiring saya untuk berselancar di dunia nyata. Salah-satu alternatif pilihan saya adalah toko buku, dan kebetulan Gramedia terletak tidak terlalu jauh dari tempat kediaman.
Tapi memang bener sih, hari itu hujan besar tiba-tiba membatalkan niat saya dan seorang teman untuk berenang. Sehingga otomatis, saya hanya berdiam diri saja. Setelah seharian mendekam dalam kamar, kejenuhan akhirnya menggiring saya untuk berselancar di dunia nyata. Salah-satu alternatif pilihan saya adalah toko buku, dan kebetulan Gramedia terletak tidak terlalu jauh dari tempat kediaman.
14 Januari 2013
Ini Tentang Mereka, Hati 'Jombloer'
Menjadi penderita single berkepanjangan itu rasanya seperti apa?
Apa bahagia karena bebas berbuat juga bepergian tanpa harus repot mengontongi izin? Atau justru sunyi, kehilangan kawan, karena rata-rata rekan seusia telah beranak dua atau bahkan tiga?
Buat sebagian personil masyarakat yang seringkali berbaik hati mengamati dan 'memedulikan' urusan tetangga, mungkin para jombloer di usia tak lagi muda itu akan mengundang segudang tanya (jika tak hendak menyebutnya kecurigaan).
Mengapalah tak kunjung menikah, padahal usia sudahlah tak muda. Apa karena pilih-pilih, apa karena ada trauma, apa karena tak laku, atau yang lebih kejam lagi, apa karena tak normal?
Apa bahagia karena bebas berbuat juga bepergian tanpa harus repot mengontongi izin? Atau justru sunyi, kehilangan kawan, karena rata-rata rekan seusia telah beranak dua atau bahkan tiga?
Buat sebagian personil masyarakat yang seringkali berbaik hati mengamati dan 'memedulikan' urusan tetangga, mungkin para jombloer di usia tak lagi muda itu akan mengundang segudang tanya (jika tak hendak menyebutnya kecurigaan).
Mengapalah tak kunjung menikah, padahal usia sudahlah tak muda. Apa karena pilih-pilih, apa karena ada trauma, apa karena tak laku, atau yang lebih kejam lagi, apa karena tak normal?
24 Juli 2012
Etika meng-copy
Selamat sore sahabat! Hari keempat berpuasa di bulan Ramadhan. Masih semangat??!
Ok deh, kali ini saya mau bahas tentang satu tema sederhana. Sengaja sederhana, biar nggak bikin tambah laperrrrr
(Emang sejak kapan juga blog ini bermuatan tulisan berat? Bukannya dari dulu selalu ringan dan renyah??) He he.
Sahabat pernah nulis nggak? Entah nulis apa kek. Blog, puisi, cerpen, artikel, atau yahh minimal status fb or twitter gitu? Pasti pernah donk yah? Iya kan? Ayo ngaku! (lho).
Ok deh, kali ini saya mau bahas tentang satu tema sederhana. Sengaja sederhana, biar nggak bikin tambah laperrrrr
(Emang sejak kapan juga blog ini bermuatan tulisan berat? Bukannya dari dulu selalu ringan dan renyah??) He he.
Sahabat pernah nulis nggak? Entah nulis apa kek. Blog, puisi, cerpen, artikel, atau yahh minimal status fb or twitter gitu? Pasti pernah donk yah? Iya kan? Ayo ngaku! (lho).
07 Februari 2012
Pesan Untuk Pak Slamet Widodo
Sobat, kali ini aku kembali ingin berkisah. Bukan kisah pribadi, melainkan pengalaman yang aku comot dari seorang kakak, yang ia sampaikan penuh antusias saat malam telah melewati batas tengahnya. Saat mata mulai meredup, dan mulut tak terhitung entah berapa kali menguap lebar.
Ini kisah nyata kakakku lho. Selamat menikmati.
Aku dan liza adalah sepasang sahabat, dekat, akrab. Sejak SMP hingga mengenakan seragam putih abu-abu, kian lekat hubungan pertemanan kami. Di sekolah kami, SMUNSA Jebus Bangka, kami duduk satu meja.
Ini kisah nyata kakakku lho. Selamat menikmati.
Aku dan liza adalah sepasang sahabat, dekat, akrab. Sejak SMP hingga mengenakan seragam putih abu-abu, kian lekat hubungan pertemanan kami. Di sekolah kami, SMUNSA Jebus Bangka, kami duduk satu meja.
15 September 2011
Riweuh sorangan alias sibuk sendiri
Bandung, 15 September 2011
Sudah tiga hari aku sibuk menyusuri lemari dan rak buku, setelah sebelumnya mengingat-ingat apa yang bisa aku ingat. Yah, meski koleksi bukuku memang banyak yang hijrah hingga berbulan bahkan tahuan di kediaman orang, ternyata harus aku akui ada beberapa juga buku orang yang betah menetap di tempat tinggalku.
Sudah tiga hari aku sibuk menyusuri lemari dan rak buku, setelah sebelumnya mengingat-ingat apa yang bisa aku ingat. Yah, meski koleksi bukuku memang banyak yang hijrah hingga berbulan bahkan tahuan di kediaman orang, ternyata harus aku akui ada beberapa juga buku orang yang betah menetap di tempat tinggalku.
13 September 2011
Bayangan Kematian
Bandung, 13 September 2011
*Bersama detak jantung yang masih bekerja di luar keadaan normal.
Satu pekan terakhir, ada satu hal yang demikian mengusik. Ah, entah mengusik atau apa namanya, yang kutau ia selalu bermain dalam rasa dan pikiran. Sesuatu yang terus saja mengikuti, layaknya sebuah bayangan. Ia yang terkadang membuatku menangis ketakutan sekaligus sedih, namun juga larut dalam kerinduan. Sesuatu itu adalah bayangan kematian.
*Bersama detak jantung yang masih bekerja di luar keadaan normal.
Satu pekan terakhir, ada satu hal yang demikian mengusik. Ah, entah mengusik atau apa namanya, yang kutau ia selalu bermain dalam rasa dan pikiran. Sesuatu yang terus saja mengikuti, layaknya sebuah bayangan. Ia yang terkadang membuatku menangis ketakutan sekaligus sedih, namun juga larut dalam kerinduan. Sesuatu itu adalah bayangan kematian.
08 September 2011
STOP, Jangan Su'udzon donk!!!
Sore itu (7/9/11) saya naik sebuah angkutan umum yang hampir penuh dengan penumpang. Saya segera masuk ke bagian pojok belakang karena masih terdapat satu tempat, meski dengan space yang kecil karena seorang ibu di pojok meletakkan barang bawaan di atas kursi. Saya duduk tepat di samping barang bawaannya.
07 Oktober 2010
Ananda, Mari Kenali Dunia
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Sayang…, ananda bunda terkasih. Salam kesejahteraan bunda haturkan untukmu, berharap semoga selalu keselamatan dan kebahagiaan yang menyertai hari-harimu di sana. Bagaimana kabarmu, nak? Pasti berada dalam keadaan terbaik, dalam dekapan cinta dan kasih sayangNya.
31 Mei 2009
Semangat itu,harusnya selalu dapat diperbaharui
Sempat beberapa pekan saya tak menghadiri forum ‘pertemuan’ pekanan. Jujur, ada perasaan ‘aneh’ ketika tiba-tiba harus hadir lagi di sana. Khawatir ditanya macem-macem (ge-er pisan nya’..., siapa jg yg peduli..hehehe).
24 November 2008
akhirnya...,ceritanya bersambung lagi.. ^_^
20 Agustus 2008
Keputusan memang harus di ambil
Cerita dilema dalam memutusakan tempat kuliah ternyata masih berlanjut. Ngobrol sana-sini ke beberapa orang, masing2 punya saran sendiri. “Udah dian, g perlu di Unpad lagi….udah mahal…lama lagi lulusnya” Saran senada seperti ini saya dapatkan dari beberapa orang, terutama rekan2 di ITB yang tentu memahami kondisi kerja dan prioritas saya dalam bekerja. Tapi tak sedikit juga yang menyatakan pendapat bersebrangan.
Langganan:
Postingan (Atom)
Memeluk Kenangan
Saat aku mencoba melupakan namun gagal, Saat itulah aku memutuskan untuk berhenti melupakan. Berdamai. Merangkai kisah dalam ...
-
Hari Ahad lalu (10 Februari 2013) saya iseng maen ke Gramedia di Jalan Merdeka Bandung. Keliatan banget yah lagi nggak ada kegiatan, samp...
-
Mendengar nama Zamzam, sebagian besar orang akan langsung membayangkan satu sosok yang begitu dekat dengan Alqur'an. Lantunan tilawah...
-
Alhamdulillah, akhirnya saya bisa punya rumah sendiri. Prikitieew. Mau tau ceritanya?? Yah, dengan uang pas-pasan, salah-satu alterna...











