Terinspirasi dari sebuah kisah, tentang kesaksian seseorang yang mengalami kejadian nyata yang menakjubkan, Yusuf bin Husain, yang dikisahkan oleh Ibnu Qudamah, dan saya baca pada cuplikan novel “BUMI CINTA” yang ditulis oleh ustadz Habiburrahman El Shirazy (kang Abik). Berikut kisahnya :
26 April 2010
22 Januari 2010
Nyawa Manusia VS Materi
Pulang kerja pada sore hari, seperti biasa saya memang selalu menggunakan kendaraan umum. Tapi entah kenapa, dua hari kemarin rasanya pembicaraan sopir angkot kok lumayan ekstrim yah??? Mmm….. ini nich kurang lebih dialognya :
Sore itu pak sopir duduk bersebelahan dengan seorang wanita, yang saya duga sebagai teman dekat atau istrinya, karena mereka memang kelihatan begitu akrab. Ketika memasuki jalan Supratman, tiba-tiba mobil nyaris menabrak seorang pengendara sepeda motor.
Sore itu pak sopir duduk bersebelahan dengan seorang wanita, yang saya duga sebagai teman dekat atau istrinya, karena mereka memang kelihatan begitu akrab. Ketika memasuki jalan Supratman, tiba-tiba mobil nyaris menabrak seorang pengendara sepeda motor.
29 Desember 2009
PERUBAHAN
Banyak hal berubah. Meski kadang mungkin hati menyayangkan, kenapa harus berubah?? Aku ingin tetap seperti ini.., seperti itu…, mengulang cerita ini…, cerita itu…, dan sebagainya…, dan seterusnya…, tetapi…… faktanya sekarang begini…, menjadi seperti ini…, dan seterusnya…, dan sebagainya…..
Hhuff…, memang banyak hal yang kadang ingin selalu qta rasakan…, qta ulangi…, rasanya ingin selamanya selalu seperti itu. Iya khan ??
Hhuff…, memang banyak hal yang kadang ingin selalu qta rasakan…, qta ulangi…, rasanya ingin selamanya selalu seperti itu. Iya khan ??
15 Agustus 2009
Rahasia Puasa dan Syarat Batinnya

(fasal ketiga ‘Tazkiyatun Nafs’ -Sa’id Hawwa-)
Ketahuilah bahwa puasa itu ada tiga tingkatan :
1.Puasa orang awam
Ialah menahan perut dan kemaluan dari memperturutkan syahwat.
2.Puasa orang khusus
Ialah menahan pendengaran, penglihatan, lisan, tangan, kaki dan semua anggota badan dari berbagai dosa.
21 Juni 2009
sebuah nasihat

Sore itu entah hal apa yang membuat hati saya begitu tidak bersemangat. Ketika adzan ashar berkumandang, seperti biasanya saya bergegas mengambil air wudhu dan bersiap menuju masjid kantor. Dalam perjalanan turun, tiba-tiba lift berhenti di lantai empat (posisi tempat kerja saya ada di lantai 5). Seorang ibu-ibu masuk. “mau ke mana nak?” ibu itu memulai percakapan. “ke masjid bu, shalat”
Orang Gila itu...!!

Hampir setahun kebelakang, di depan gang tempat saya tinggal selalu ada seseorang yang bisa dikatakan ‘terganggu’ ingatannya. Awalnya jujur saya merasa sangat terganggu dan begitu ketakutan. “orang gila khan tidak memiliki kesadaran yang utuh, dan mereka bisa nekad berbuat apa saja yang mereka mau”. Begitu pikir saya saat itu.
31 Mei 2009
Semangat itu,harusnya selalu dapat diperbaharui
Sempat beberapa pekan saya tak menghadiri forum ‘pertemuan’ pekanan. Jujur, ada perasaan ‘aneh’ ketika tiba-tiba harus hadir lagi di sana. Khawatir ditanya macem-macem (ge-er pisan nya’..., siapa jg yg peduli..hehehe).
Langganan:
Postingan (Atom)
Memeluk Kenangan
Saat aku mencoba melupakan namun gagal, Saat itulah aku memutuskan untuk berhenti melupakan. Berdamai. Merangkai kisah dalam ...
-
Hari Ahad lalu (10 Februari 2013) saya iseng maen ke Gramedia di Jalan Merdeka Bandung. Keliatan banget yah lagi nggak ada kegiatan, samp...
-
Mendengar nama Zamzam, sebagian besar orang akan langsung membayangkan satu sosok yang begitu dekat dengan Alqur'an. Lantunan tilawah...
-
Alhamdulillah, akhirnya saya bisa punya rumah sendiri. Prikitieew. Mau tau ceritanya?? Yah, dengan uang pas-pasan, salah-satu alterna...
