06 Mei 2014

PRIA KESEPIAN

                Aku sunyi.  Parah!  Mengapa tiada barang satu dua orang teman?  Apa akan begini hingga tarikan nafas pamungkas?  Hhh!  Dengarlah, aku perlu bersuara.  Gigi yang tersimpan dalam rongga mulut pun mulai kering, tersebab lama bersembunyi.

            Kau mungkin mengira aku terpenjara dalam ruang pengap, tanpa kehidupan.  Atau boleh jadi kau menyangka aku tengah terlempar ke planet antah barantah yang belum lagi berpenghuni.  Salah!  Sandiwara yang kulakoni jauh lebih mengerikan.  Aku bernafas di antara jutaan manusia yang tiap saat berganti, hilir mudik entah menyibukkan apa.  Di tengah mereka aku mengeja waktu, detik demi detik.  Yah, aku hidup di bumi, bahkan di tengah kota besar yang penduduknya kian membludak.  Tapi mengapa di tengah ramai insan justru aku mengecap tragisnya kesunyian?  Entah.

***     

05 Mei 2014

Kepribadian di balik Warna Favorit

Hai, hai, hai!!
Ups, Assalamu'alaikum pembaca wafiyyatunnisa's site.

Adakah yang merasa kehilangan tulisan-tulisan saya yang renyah bin garing?  :D
Maklum, sudah beberapa bulan ini saya benar-benar kehilangan inspirasi.  Tak ada tulisan baru yang saya produksi, entah itu cerpen, artikel, puisi, atau sekadar curhatan di blog ini.
Yah, meski bersyukur juga karena masih ada rangkaian kata yang saya share dalam bentuk status fb, bbm, atau kicauan di twitter.  Haha.  Lumayan kan tuh, daripada sepi sama sekali.

Hhm... hhm...hhm.... saya memang terserang penyakit 'writer's block' parah!  Tapi kali ini saya memaksakan diri untuk menggores kalimat demi kalimat, meski mungkin akan semakin garing.  Tapi lumayanlah buat obat kangen pembaca setia blog sekalian!  Bener nggak?? Seneng kan, akhirnya di blog ini muncul tulisan baru.  Ayo ngaku aja!

Ok, ok.  Segaring-garingnya saya, sahabat tenang aja.  Karena kali ini pun bakalan tetep ada yang saya ceritain kok.

Sobat semua pada punya warna favorit?  Boleh tau warna apa?  Terus pernah baca karakter berdasarkan warna favorit nggak?  Kalo' udah pernah baca, kira-kira warna favorit sobat matching nggak tuh ama kepribadian sobat sendiri?

Oh ho ho...  maap yah, malah banyak nanya.  Tapi ini serius.  Apa benar warna favorit berkaitan dengan karakter pribadi??

01 November 2013

November Has Come

Lagi...
Terpangkas jatah
Tersurut peluang
Berbungkus balutan angka yang bertumbuh
satu... satu...

Kala November berulang,
Mamanjang sudah langkah
Mengurai penuh jejak
Cepat
Merapat

Dan pengembaraannya menantang masa
Mungkin hendak pulang
Pasti pulang
Tapi entah,
Ke sisi mana ia pantas untuk pulang?



Setitik Muhasabah
Wafiyyatunnisa Asy Syu'lah

Jum'at, 1 November 2013
00:00

25 Oktober 2013

MR. MATA-MATA

            "Telat lagi?? Makanya, baca komik jangan sampe’ malem.  Kesiangan deh tuh!”

Glekk.  Baso yang belum terkunyah sempurna nyaris melesat masuk ke kerongkongan.  Dari nomornya aku tak kenal.  Siapa yang mengirim sms iseng begini?

            “Paling temen kelas kita.”  Tiara berkomentar.

            “Kalo nggak, fans rahasia.”  Marsya tak mau kalah.

Entah siapa, awalnya tak begitu aku pedulikan.  Tapi pada akhirnya kami sibuk menerka sembari bercanda, lalu diikuti tawaan cuek.  Seolah kini kami punya mainan baru.

Tebakan pertama jatuh pada Arifin.  Cowok culun, berkacamata minus, dan selalu membawa bekal dari rumah.  Rumornya, siswa kutu buku ini memang diam-diam sering mencari informasi apa saja terkait dengan kepribadianku.  Tapi jika melihat pembawaannya yang polos, juga jemarinya yang selalu bergetar saat akan berbincang langsung denganku, rasanya mustahil dia berani mengirimkan sms tadi.  Kuteliti lagi gaya bahasa sms yang cenderung berani.  Pastilah bukan dari orang bertipe seperti Arifin.

           

27 September 2013

Lepaskan Burung dari Sangkarnya

Happy friday sobat!

Hari ini tanggal 27 September 2013, kemaren tanggal 26 September 2013 (ya iyalah! :D).

Maap, saya bukan lagi pengen ngajakin ngitung-ngitung tanggal, tapi tanggal 26 September itu pernah memberikan kenangan tersendiri.  Nah, berhubung kemaren saya lupa, jadi hari ini deh diposting ceritanya.

Sebelumnya, tahun 2010 lalu, cerita ini pernah diterbitkan dalam buku antologi "Love Lebaran" oleh Indie Publishing.

Dah cukup lama sih kejadiannya, tapi saya memang termasuk orang yang menghargai sejarah (ceilee).  Biasanya, tanggal untuk moment-moment penting akan selalu saya ingat, untuk kemudian setiap tahun saya kenang menjadi salah satu episode kecil dalam hidup saya (Eheeem!).

20 September 2013

Writing to Sharing, Sharing is Caring



Setiap orang pasti punya pengalaman, punya teman, punya hal-hal yang didengar atau dilihat.  Selama hal ini masih menjadi bagian dari hidup kita, maka kita bisa menjadi penulis.

Tapi terkadang terdapat beberapa ‘masalah’ yang membuat kita berfikir bahwa menulis merupakan hal berat dan tidak mungkin dilakukan, kecuali oleh mereka yang memang memiliki bakat bawaan.  Padahal, jika saja kita mau berkompromi, memberikan sedikit waktu untuk menelaah, maka masalah-masalah tadi dapat kita ‘abaikan.’  Berikut ini beberapa alasan yang seringkali kita tuduh menjadi terdakwa alias kambing hitam, mengapa hingga detik ini kita masih juga tak kunjung menggoreskan kata.

Memaksa Diri Untuk Berbagi

Pernah menyaksikan tayangan atau datang langsung ke pengajian yang diisi oleh ustadz Yusuf Mansur?  Pasti udah nggak asing sama yang namanya THE POWER OF GIVING.

Ya, sering kita saksikan di tengah acara, ustadz YM menganjurkan jamaah untuk menyedekahkan uang, cincin, hp, atau apa saja yang kebetulan dibawa, sebagai solusi dari mereka yang merasa hidupnya dirundung masalah, atau bagi siapa saja yang memang sedang mengharapkan suatu limpahan karunia dari Allah SWT.


Sekilas memang tampak jama'ah ini seperti 'dipaksa' untuk bersadaqah.  Ups, maaf, kata dipaksa saya kasih tanda kutip, karena sejatinya ini memang bukan sebuah pemaksaan.  Mungkin bahasa lebih pasnya adalah dilatih untuk berbagi, dilatih untuk memberi apa yang ada ditangan, tanpa harus pilih-pilih.

Memeluk Kenangan

Saat aku mencoba melupakan namun gagal, Saat itulah aku memutuskan untuk berhenti melupakan. Berdamai. Merangkai kisah dalam ...