07 September 2010

Tak ada yang dapat menahan kepergiannya...


Dulu...
pada detik-detik menjelang kehadirannya qta begitu bahagia
terbayang oleh qta limpahan pahala yang begitu mudah didapatkan
Hadits yg diriwayatkan oleh Imam Ibnu Khuzaimah ini menjadi alasan mengapa qta begitu gembira :


disebutkan bahwa Rasulullah saw. bersabda: "Siapa saja yang mendekatkan diri kpd Allah dengan perbuatan baik (sunnah/mandub) pada bulan Ramadhan, (ia diganjar pahala) sama seperti menunaikan suatu kewajiban (fardlu) pada bulan yang lain. Siapa saja yang menunaikan kewajiban (fardlu) di bulan Ramadlan , (ia diganjar pahala) sama dengan orang yang mengerjakannya 70 kali kewajiban tersebut di bulan yang lain"

Allah SWT 'mengobral' pahala besar-besaran...

kita juga tau, bahwa di bulan ini amal ibadah menjadi demikian mudah dilakukan, karena lingkungan menjadi sangat kondusif
seluruh umat muslim melaksanakan ibadah shaum, secara BERJAMAAH..
mudah bagi qta mendapatkan orang-orang duduk di dalam masjid sambil menbaca al-qur'an, atau mengikuti kajian keislaman.
berbagai acara disesuaikan, banyak muslimah 'mendadak' menutup aurat...

malam hari manusia kembali berkumpul di dalam masjid untuk menunaikan ibadah shalat tarawih...
begitu indah dan agung moment ini sahabat....
satu bulan penuh umat muslim menjadi demikian kompak, semangat dalam berlomba mempersembahkan amal ibadah terbaik yang mampu diberikan...
satu bulan penuh suasana menjadi begitu sejuk dan islami...

satu bulan penuh....

Pada sepuluh hari terakhir.., umat muslim berkumpul menuju rumah-rumah Allah..
sejenak melepas lelah dan penat duniawi
tak ada yang ingin melewatkan malam lailatul qodar...
semua ingin dan berupaya untuk meraihnya

Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur’an) saat Lailatul Qadar (malam kemuliaan). Dan tahukah kamu apakah Lailatul Qadar itu? Lailatul qadar itu lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar. “(Al-Qadr: 1-5)

Lihatlah..betapa istimewanya bulan ini....
ini terjadi hanya satu bulan saja sabahat...
ini semua hanya ada di bulan Ramadhan...

Kini, tak terasa hampir genap sudah satu bulan itu qta lalui...
akankah suasana kondusif dan islami kembali 'langka' di bumi qta...
akankah qta berbalik arah..., meninggalkan amalan2 yang selama di bulan ramadhan demikian terjaga...

tidak sahabat..., karena bulan ramadhan adalah bulan tarbiyah
bulan yang di dalamnya kita melatih dan membiasakan jiwa dalam kebaikan
bulan tempat qta mengumpulkan energi, menyiapkan bekal untuk 11 bulan selanjutnya

sesaat lagi ramadhan akan kembali meninggalkan qta
perpisahan memang menyisakan pilu
kepergiaannya menyimpan duka yang mendalam
namun tak ada yang dapat menahan kepergiaannya
mungkin ia memang akan kembali hadir tahun depan
tapi apakah usia akan mengantarkan qta pada saat itu??

sahabat.., setidaknya masih ada SATU HARI tersisa
satu hari dengan limpahan pahala dan kemuliaan
satu hari dengan jutaan kebaikan dan ampunan

yaa.., satu hari saja
satu hari, masih dapat qta manfaatkan dengan ibadah terbaik yang mampu qta berikan
mari optimalkan satu hari ini sahabat...
semoga tak ada penyesalan saat ia beranjak menjauh
dan semoga...
Allah kembali mempertemukan qta dengan bulan ramadhan tahun depan...

Taqabbalallahu minna waminkum..
semoga Allah menerima amal ibadah qta di bulan ramadhan ini
Taqabbal yaa kariim...

Minal 'aidin walfaidzin...
mohon maaf lahir dan batin

SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1431 H


DIAN E.NUSANTARI/Wafiyyatunnisa Asy syu'lah

2 komentar:

Karena banyak yang mengalami kesulitan dalam mengisi komentar, berikut panduan singkatnya:
Untuk memberi komentar tanpa login, silahkan pilih 'Name/URL' pada kolom 'Beri komentar sebagai', lalu masukkan nama anda (URL silahkan dikosongkan). Kemudian masukkan komentar yang ingin disampaikan. Terimakasih

Ikhlas itu Perkara Hati

Sahabat, mari bicara tentang keikhlasan. Ikhlas adalah perkara hati, karenanya tidak ada yang berhak memberikan penilaian hanya berdasarka...