Social Icons

02 Januari 2013

KPR BTN Syariah

Alhamdulillah, akhirnya saya bisa punya rumah sendiri.  Prikitieew.

Mau tau ceritanya??

Yah, dengan uang pas-pasan, salah-satu alternatifnya ya via KPR (Kredit Pemilikan Rumah).

Lumayan panjang juga sih, cerita mulai dari survey lokasi sampe' akhirnya tanda tangan akad kredit.  Tapi kurang lebih gini nih rangkumannya.

Pertengahan tahun 2012 lalu, dengan dibantu ortu, akhirnya nemu deh perumahan yang deket-deket sama lokasi rumahnya kakak, sekaligus juga tempat ortu bermukim.  Namanya Perumahan Permata Biru II (karena sebelumnya memang udah ada Perumahan Permata Biru di kawasan cinunuk, tapi sedikit berbeda lokasi).  Kebetulan daerah sana masih banyak perumahan yang baru dibangun.  Jadi, sistemnya kita pesan dulu, baru deh dibangun.

Setelah maen-maen ke developer, baca-baca syarat dan biaya, terus diskusi dan (yang paling penting) istikharah, akhirnya saya memutuskan untuk menjadi salah-satu pemilik kavling tanah dan bangunan di kawasan sana.

Untuk awalan sih saya bayar booking fee dulu (tanda jadi mo beli rumah sekalian milih blok dan nomor rumahnya).  Satu pekan kemudian saya datang lagi untuk bayar DP dari DP (maksudnya jumlah DP sendiri bisa dicicil jadi beberapa kali).  Nah, setelah bayar cicilan DP yang pertama ini, maka rumah sudah siap dibangun.  *Tapi DP harus udah lunas sebelum akad kredit lho yah, jangan kelamaan.  Yah paling tiga bulanan (atau dicicil tiga kali lah).

Selanjutnya, urusan dengan bank.  Perumahan yang saya ambil sendiri kerjasamanya ama BTN (bahkan sempet dikasih nomor kontak pegawai BTN yang bakal bantuin untuk ngurus KPRnya).
Setelah baca-baca dan cari informasi sebanyak mungkin, saya memutuskan untuk mencoba BTN syari'ahnya aja.  Yah, bukan apa-apa sih, biar tenang aja gitu.  Secara saya ngambil cicilannya yang 15 tahun.  Kebayang kan kalo' selama 15 tahun saya masih berkutat dalam keraguan, menentang hati nurani sendiri.  (Ini masalah perbedaan bank konvensional ama bank syari'ah kok.  Saya juga nggak paham-paham amat, hanya sekadar ingin kehati-hatian.)

Setelah telepon developer dan bertanya apakah mereka menerima untuk KPR BTN Syari'ah, ternyata jawabannya alhamdulillah, 'Bisa'.  Lega deh.  Dari sana saya langsung buka rekening di BTN syari'ah.
Untuk masalah ini sebenernya sempet ketar-ketir juga, takutnya jadi dipersulit.  Apalagi ortu awalnya menyarankan yang konvensional aja (dengan alasan karena udah umum, jadi biar nggak ribet).  Tapi ternyata alhamdulillah lancar jaya tuh.

Jadi buat temen-temen yang berniat mau ngambil KPR di bank syari'ah, jangan ragu deh yah.
Dan sekedar informasi, untuk cicilan di bank syari'ah itu sifatnya flat, jadi akan stabil alias sama jumlahnya, dari cicilan pertama sampai dengan cicilan terakhir (nggak naik turun mengikuti suku bunga).

Mengenai persyaratan sendiri, yang standar perlu dipersiapkan antara lain:
- Fotocopy KTP,
- fotocopy Kartu Keluarga,
- slip Gaji dan surat keterangan bekerja (bagi karyawan.  Kalo untuk wirausaha/pengusaha saya kurang paham juga),
- surat keterangan Lurah setempat yang menyatakan belum memiliki rumah (khusus untuk yang mau dapet subsidi),
- fotocopy kartu NPWP,
- SPT tahunan (tahun terakhir aja),
- fotocopy buku tabungan BTN,
- fotocopy buku tabungan bank tempat mutasi gaji (kalo gajinya ditransfer via bank),
- serta beberapa surat pernyataan dari bank atau dari developernya sendiri yang wajib kita isi.

Ini khusus yang single yah.  Kalo yang udah nikah sih ada beberapa tambahan, menyesuaikan dengan status.  He he.

Setelah menyelesaikan pembayaran, menyerahkan seluruh persyaratan, kita akan dihubungi untuk melakukan wawancara dengan pihak bank.  Setelah wawancara, tunggu aja informasi selanjutnya.  Pihak bank akan menghubungi untuk memberitahukan perihal lolos atau tidaknya permohonan KPR kita.  Pengalaman saya sih, dari wawancara ke persetujuan paling hanya satu pekan.

Begitu dinyatakan bahwa persetujuan KPR diterima (ditandai dengan SP3), duh lega rasanya.  Setelah itu, kita tinggal menunggu keputusan untuk akad kredit.
Akad kredit sendiri baru bisa dilaksanakan setelah bangunan secara fisik sudah siap.  SP3 yang dikeluarkan oleh pihak bank, berlaku hingga maksimal 3 bulan.  Jadi sebisa mungkin dalam waktu 3 bulan ini, akad kredit bisa dilaksanakan.  Tapi kalaupun ternyata kondisi tidak memungkinkan, SP3 bisa diperpanjang kok.  Jadi jangan dibikin ribet deh, apalagi sampai nggak bisa tidur.

Nah, tepat tanggal 21 12 12 (21 Desember 2012) kemaren adalah jadwal akad kredit saya.  Bertempat di Gedung BTN syari'ah Bandung, Jalan Cicendo nomor 16, saya beserta pihak notaris saling berhadapan untuk melakukan akad.  Pada saat akad sendiri, ada beberapa persyaratan lagi yang harus dipersiapkan, yaitu:
- Fotocopy KTP (4 lembar)
- Fotocopy Kartu Keluarga (4 lembar)
- Materai senilai 6 ribu rupiah (20 biji)

Wuih, lihat jumlah materainya aja udah kebayang kan betapa banyak berkas yang harus ditandatangani.  Belum lagi termasuk bubuhan tandatangan yang tidak di atas kertas bermaterai.  Tapi ya nggak apa-apa lah, itung-itung olahraga tangan, betul nggak??

Selain itu, jangan lupa untuk mengisi saldo tabungan BTN dengan sejumlah biaya yang harus diselewaikan di awal.  Pada akad kredit ini, kita langsung ditarik cicilan untuk bulan terakhir (misalnya 15 tahun, berarti 180 bulan.  Nah, cicilan ke 180 sudah kita lunasi di awal).  Sehingga mulai bulan selanjutnya (dalam hal ini saya berarti pada bulan Januari 2013), cicilan pertama telah menjadi kewajiban kita, hingga seterusnya sampai dengan cicilan ke 179.  Hehe, lama amat ya.

Sewaktu akad kredit, ada hal yang menggelitik ketika notaris meminta untuk menandatangani satu surat pernyataan yang menyatakan bahwa kita telah memiliki 'kewajiban' KPR.  Sang notaris mengatakan bahwa pemohon masih memiliki jatah 3 rumah lagi.  Karena masing-masing memiliki jatah 4 rumah melalui KPR.  Haha, kok mirip poligami yah.  Tetapi tentu saja pengajuan selanjutnya akan disesuaikan dengan penghasilan yang telah dipotong kewajiban cicilan untuk KPR yang pertama.

O iya, mengenai KPR bersubsidi sendiri, selain harus menyerahkan surat keterangan dari kelurahan setempat, SPT tahunan, fotocopy kartu NPWP, rumah yang dibeli juga tidak boleh disewakan (harus menjadi rumah tinggal) selama minimal 5 tahun ke depan.  Sehingga ini berlaku juga untuk pelunasan kredit (jika ingin melunasi sebelum jangka waktu yang telah ditetapkan), maka baru bisa dilunasi (tunai) minimal setelah 5 tahun.  - Masih sangat berharap dapet rejeki nomplok, sehingga bisa melunasi sebelum 15 tahun, hehe -

Ok, begitu kurang lebih pengalaman saya dalam membeli rumah dengan KPR melalui BTN syari'ah.  Jika sahabat punya pengalaman yang lebih menarik, silahkan sharing di sini.  Apabila ada yang masih kurang jelas, mangga tinggalkan pertanyaan di bagian komentar.

Buat yang udah punya niat buat beli rumah, jangan ragu deh yah maen ke developer, atau minimal buka situsnya.  Semakin banyak informasi yang didapat, insyaAllah akan semakin jelas pula langkah-langkah yang harus diambil.

Semoga sahabat (khususnya yang belum punya rumah), bisa segera mewujudkan cita-cita untuk memiliki hunian idaman yang kondusif dan sehat.

Selamat mencoba.

61 komentar:

  1. KPR = Kredit Pemilikan Rumah atau Kredit Perumahan Rakyat ya....

    BalasHapus
  2. o iya, ternyata salah... harusnya Kredit Pemilikan Rumah,, hehe...
    Thanks koreksinya :D

    BalasHapus
  3. Mba, kmaren DP total abis brp?
    Mksh

    BalasHapus
    Balasan
    1. Total DP plus biaya2 administrasi sekitar 30 juta-an...

      Hapus
  4. Itu brrti hrga 2012 y?
    Klo surat ktrngan dr lurah tuh bwt subsidi apanya?
    Pngn ih....kyknya thn ini dah tmbah naik lg y hrganya :(

    BalasHapus
  5. iya...harga 2012, biasanya mmg selalu naik sih tiap tahun.. tp coba aja maen ke developernya

    surat keterangan lurah bahwa belum memiliki rumah, syarat utk dapet KPR bersubsidi, jd bs lebih murah :)

    BalasHapus
  6. assalam...
    mbk emang rumah smpean hrga berapa???
    30 jt itu apa sudah trmsuk biaya notaris???
    kalau KPR syariah gaji kita minimal harus brapa mbk???
    JKK
    wassalam...

    BalasHapus
  7. harga rumah sebenernya hanya sekitar 79 juta-an.... 30 juta itu plus biaya2 ke developer,,,

    Gaji minimal utk rumah seharga segitu, sekitar 2,5 atau 3 jutaan....
    tp, utk ke bank sendiri mungkin tergantung platfon kredit yg diajukan, jd misalkan DP lebih besar, platfon kredit bisa lebih kecil..., jd minimal gaji yg diperlukan jg bs dibawah itu...

    BalasHapus
  8. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  9. Boleh tau ngak? Rumah dengan harga 79 juta itu luas tanah dan bangunan berapa?

    BalasHapus
  10. rumahnya minimalis sekali sih,,, tipe 36 dengan luas tanah 60m2... saya lupa luas bangunannya brp... :D

    BalasHapus
  11. assalamualaikum mbak, apa benar KPR BTN Syariah tidak dikenakan biaya pra realisasi (notaris, pajak2, dll)? saya pernah baca di salah satu blog, menurut pengalaman mbak bgmn?
    terima kasih, wassalamualaikum.

    BalasHapus
  12. wa'alaikummussalam.... berdasarkan pengalaman saya kmren, tetap dikenakan biaya notaris dan pra realisasi, yg harus dilunasi sblm akad kredit.... dan itu tertera pada SP3 :)

    BalasHapus
  13. banjir ga teh..?
    terus gimana suasana dan keamanan perumahannya??

    BalasHapus
    Balasan
    1. InsyaAllah gk banjir dan aman... tp sy jg lum nempatin rumahnya, blom tinggal d sana.. :D

      Hapus
  14. rismitaprihatni7 Mei 2013 17.38

    oiya..kira-kira notaris biaya berapa sist??

    BalasHapus
  15. rismitaprihatni7 Mei 2013 17.51

    oya sist...aku juga sudah inden dan develop bekerjasama dengan BTN syariah. 1. saya hendak ambil 15tahun kredit, tapi jika saya menyelesaikan kurang dari 15tahun..apakah saya juga akan mendapat pengurangan harga ???
    2. punya npwp tetapi gaji dibawah 1juta apakah bank juga akan mengetahui jika gaji saya dibawah satu juta??
    3. makasiihh..

    BalasHapus
  16. utk melunasi sebelum 15 tahun, kalau kita mendapatkan subsidi, baru bisa minimal setelah berjalan 5 tahun, dan itu dihitung dari pokok pinjaman ditambah biaya yang ditetapkan oleh pihak bank, jd mmg akan ada pengurangan harga dr keseluruhan pinjaman plus margin jika melunasi sd 15 tahun....

    pihak bank akan mengetahui jumlah gaji dari rincian gaji yang kita berikan, yg ditandatangani oleh pihak kepegawaian, dan biasanya pihak bank akan melakukan survey,,,,

    BalasHapus
  17. berapa persen mbak persentasenya?trimakasih

    BalasHapus
  18. Mau tanya mbak brapa lama waktu tunggu untuk wawancara Bank setelah berkas lengkap dan termasuk DP juga sudah lunas ?

    saya lagi galau neh mabk sudah 3 minggu nunggu pangilan wawancara tapi blum ada kabar juga saya tanya ke devloper katanya tunggu jadwal dari bank

    BalasHapus
  19. dulu saya jg lumayan lama, sekitar satu bulan lebih.... akhirnya saya tanyakan k pihak developer,, dan besoknya saya disuruh datang lgsung ke developernya.... Begitu saya datang k sana, ternyata berkas2 saya msh ada di developer, jd hari itu jg mereka lgsung menghubungi bank dan langsung menjadwalkan utk wawancara (jd dr developer saya lgsung meluncur ke bank, langsung wawancara, dgn membawa sendiri berkas2 yg dulu saya serahkan ke developer)..

    Keputusan hasil wawancara (diterima atau tidak oleh pihak bank, pengajuan kredit kita), tepat satu minggu setelah wawancara....

    BalasHapus
  20. Pada saat akad kredit apakah ada biaya yang harus di keluarkan untuk notaris dan bank(rumah bersubsidi)?

    BalasHapus
  21. Wajib DP ya, misalkan gaji kita mencukupi utk syarat kredit tapi tidak punya tabungan buat dp kira-kira bisa ndak ya pembiayaan tanpa dp....dan pembiayaan 100%

    BalasHapus
  22. saya belum menemukan bank dengan pembiayaan 100%, karena rata2 ada DP sekian % yang harus kita lunasi....

    BalasHapus
  23. Saya beli rumah bekas tanpa dp, buat aja kuitansi bermaterai isi 20% dari harga jual sebagai dp. Bilang ke penjual harga rumah saya naikin melebihi harga yg ditawarkan. Jadilah harga rumah 160jt disetujui juga 160juta sama bank.

    BalasHapus
  24. wooow besar juga ya mba,,total biaya yang diperlukan untuk rumah seharga 79jutaan,,, hmmm >.<

    BalasHapus
  25. minggu lalu saya k developernya lagi, ada temen mau cari rumah.. utk rumah dgn perumahan yg sama, rumah tipe yg sama dan luas tanah jg sama, harganya udh naek jd 88 juta, dgn DP 39jutaan.... pdhl baru saya beli baru setahun yg lalu :D

    BalasHapus
  26. Bole tau g mba brp bunga kpr btn syariah? Thx

    BalasHapus
    Balasan
    1. Koq Ҩάƙ dijawab ya mbak admin.. Suku bunga KPR BTN Syariah berkisar berapa % mbak.. Apa benar sekitar 13,5 % untuk saat ini (september 2013) trimss.

      Hapus
    2. eh iya, maaf... saya cek dulu untuk pastinya.. yg saya kmren berapa.... InsyaAllah nanti di share di sini ya.. :)

      Hapus
  27. Mbak,, leh tau gak? waktu wawancara dgn pihak bank itu, apa2 ja yg dtnyain pihak bank nya ke kita?? Klw kira2 penghasilan qta per bln itu totalna cuma 2,2 juta bakal di setujui gak y, kpr nya itu? Thx

    BalasHapus
  28. wawancaranya kaya' ngobrol santai aja kok..., ditanya kenapa ngambil rumah di sana, skrg tinggal d mana, dana dikeluarkan utk konsumsi rutin per bulan, punya tanggungan/nggak, punya kartu kredit/nggak, kesanggupan cicilan per bulan, brp lama bekerja, pegawai tetap/bukan, dsb....

    ngalir aja kaya' ngobrol sama temen.... :)

    BalasHapus
  29. klw proses BI Checking itu setelah kita interview atau sesudah kita interview y mbak??

    BalasHapus
  30. mbak, kalau proses pengecekan di BI Checking itu setelah interview atau sebelum interview y mbak? kira2 berapa lama proses persetujuannya mbak setelah kita interview?

    BalasHapus
  31. Masalah bagi hasil saya lupa pastinya,,, nanti InsyaAllah saya lihat lagi di daftarnya ya :)


    Klo masalah BI checking, itu setelah interview.. berdasarkan pengalaman saya, persetujuannya tepat satu pekan setelah wawancara....

    BalasHapus
  32. Untuk Hasil setelah wawancara sampai di nyatakan OK oleh pihak Bank Berapa lama Yaaa?? Mohon infonyaa

    BalasHapus
  33. satu pekan setelah wawancara langsung dinyatakan bahwa permohonan kredit disetujui.... utk akad kredit sendiri, nunggu bangunan secara fisik selesai 100%

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yang menghubungi mbak Pihak Developer atau pihak bank??

      Hapus
  34. pihak bank.. jd kita wawancara di bank yg ditunjuk..., seminggu kemudian bank nelpon memberikan keputusan...

    BalasHapus
    Balasan
    1. tERIma kasih informasinya. Nie saya tgl 12 kemarin wawancara tp sampai hari ini belum di telp oleh pihak bank.

      Hapus
    2. iya, mungkin beda2... tergantung banyak atau gk nya yg ngajuin kredit.... mudah2an segera dapet kabar baik y....

      Hapus
    3. Mohon info untuk suku bunga kpr btn syariah september 2013 ini berapa % ya mbak .. Apakah benar sekitar 13,5 % fixed sampai akhir tahun jatuh tempo? Sy pernah dengar segitu..

      Hapus
  35. mau tanya kalo KPR BTN Syariah, Harus punya tabungan di BTN syariah ya...
    apa BTN aja ga pa2... di daerahku ga ada BTN syariah sih... yang ada hanya BTN padahal minggu depan udah mau akad kredit..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Prosesnya ruwet.. chekup kesehatan u asuransi jiwa nya. Aneh aneh aja mintanya. Udah dipenuhi persyaratanya masih aja minta tambah premi alasannya hasil ekg normal borderline.

      Hapus
    2. setahu saya, akadnya dilakukan di bank yg bersangkutan.. jd klo BTN syari'ah, maka akad jg dilakukan di BTN syari'ah (setelah dihubungi oleh pihak BTN syari'ahnya)... karena mmg ada perbedaan antara BTN syari'ah dan konvensional.. tp dulu, di bbrp bank BTN konvensional, membuka cabang utk pelayanan yg syari'ah (dalam gedung yg sama, tp beda pelayanan)

      Hapus
    3. wah.. kok bs ruwet gitu y? saya dulu nggak pake' tes kesehatan segala.... hanya wawancara sekali, langsung ACC, dan setelah rumah selesai langsung bs akad kredit....

      Hapus
    4. Ҩάƙ tau juga, kenapa dipersulit, padahal semuanya sdh sesuai dengan persyaratan asuransi.

      Kalau treadmill itu disebutkan u pinjaman 1 miliar lebih, tp ini cuma kurang dari 750jt koq ya dimintai tess treadmill.

      Trus kalau Ҩάƙ pake treadmill katanya suruh nambah berjuta" lagi..

      Terlalu mengada ada saja..

      Hasil EKG juga normal dan tdk ada kelainan apapun,
      Tau gitu Mending ke bank konvensional aja deh.

      Syari'ah tapi ruwet.. Dan mengada ada..  ••ƗƗååϑϑεεƗƗ•• X_X

      Hapus
    5. Kenapa juga asuransi dibebankan ke nasabah bukan ditanggung BTN syariah..

      *idea* HṀ̭̥̈̅̄ṁ̭̥̈̅̄н☀_☀нṁ̭̥̈̅̄ṁ̭̥̈̅̄ṁ̭̥̈̅̄

      Hapus
  36. Bukan masalah nominalnya Чª̣̣̥̇̊πƍ sy permasalahkan, tapi mengada adanya itu Ľºõõĥ .. Bikin geregetan. :P

    BalasHapus
  37. Thanks tuk infonya sangat membantu sekali ,buat sy yg awam ma kredit2x maklum blum pernah kredit2x ......semoga artikelnya bermanfaat bagi yg lain,dan yg nulis artikel ini mendapat pahala yg berlipat......amieeen

    BalasHapus
    Balasan
    1. aamiin ya rabb.. thanks udh baca :)

      Hapus
  38. Wah, aku di Palembang. Nih lagi nungguin pnggilan wawancara btn syariah. Dpnya 10juta +Adm 5jt.......mudah2an,ane juga sukses (Ada rumah)..... he he he..... total harga rumahnya,skrg 88juta. Tapi, developer bilang,awal taon 2014 gak Ada lagi rumah DG hrga dibwah 100juta.....

    BalasHapus
    Balasan
    1. aamiin.. mudah2an lancar prosesnya.. dan segera mendapatkan rumah idaman yang barakah....

      iya... sekarang rata2 di atas 100juta....

      rumah dilokasi yang saya beli juga sekarang untuk tipe yang sama cicilannya mencapai 1 juta lebih perbulannya (awal 2014).

      Hapus
  39. Pengalaman Saya :

    Saya Realisasi Bulan Februari 2014 , KPR BTN Syariah Surabaya, Kredit : Rp. 500.000.000,- (Lima Ratus Juta) Jangka Waktu 15 Tahun, Angsuran per bulan : Rp. 6.801.700,- (kalau ditotal semuanya 180 x cicilan bisa mencapai 1 Miyar lebih..

    *Bagaimana Pendapat Admin.

    Apakah Saya Salah memilih KPR di Bank Syariah ini ? Apakah seharusnya saya memilih jangka Waktu yang lebih pendek (10 tahun) ? Atau gimana? Karena setelah realisasi saya baru menyadari bahwa semakin lama jangka waktu kredit, margin bank akan semakin tinggi dan mempengaruhi cicilan perbulannya.

    Saya sedikit menyesal kenapa tidak tau website ini sejak awal sehingga tau tata caranya.

    Apakah memang KPR BTN Syariah margin paling tinggi dari Bank Syariah Lain?

    BalasHapus
  40. Mba,ngga juga tuh dari interview,saya nunggu di ACC sampe 5 bulan baru ada kabar

    BalasHapus
  41. saya sudah keluar sp3 kurang lebih 1 bulan yang lalu , tapi untuk finishing rumah belum memenuhi syarat dan saya sedang proses komplain sampai sekarang rumah belum diberesin, sempet dari pihak developer minta untuk uang muka dilunasi, tapi saya menolak dikarenakan rumah masih belum layak ditempati, pertanyaanya ? kalau pelunasan uang muka setelah denger fik akad kredit bagaimana ? dan satu lagi untuk asuransi kebakaran dan lain lain kita sudah tidak terkena biaya tambahan kan ? karena sempet denger ada yang diminta tambahan uang 5 juta untuk tambahan biaya mengurus asuransi kebakaran lah , asuransi jiwa lah, mohon share pengalamanya, Tks

    BalasHapus
    Balasan
    1. ko ga ada balasan yaaaaaaaaaa

      Hapus
    2. Berdasarkan pengalaman.. mmg uang muka harus dilunasi maksimal sblm akad kredit.... jd bs saja menunggu ketika sdh siap akad baru melunasi..asalkan pas hari akad sdh dilunasi... dan mmg akad akan dilaksanakan saat rumah sudah finish dibangun

      Hapus
  42. Untuk biaya akad kredit kena berapa ya?trims

    BalasHapus
  43. Terimakasih infonya. Sgt jelas :-)

    BalasHapus

Karena banyak yang mengalami kesulitan dalam mengisi komentar, berikut panduan singkatnya:
Untuk memberi komentar tanpa login, silahkan pilih 'Name/URL' pada kolom 'Beri komentar sebagai', lalu masukkan nama anda (URL silahkan dikosongkan). Kemudian masukkan komentar yang ingin disampaikan. Terimakasih