04 Oktober 2012

IMPIAN CAHAYA

                    Gemetar tanganku membuka lipatan kertas kumal itu.  Kertas impian Cahaya yang beberapa hari lalu sempat kuabaikan, namun begitu mengusik penasaran kini.  Rangkaian kalimat singkat beradu dengan kabut yang mengaburkan pandangan.  Sesak.

***

            “Mak, sudah lihat kalender?”  Aku menghentikan gerakan tangan dari mencuci sayuran, menoleh sejenak ke sumber suara.  Di depan pintu dapur tampak Cahaya tengah mengulas senyum.

            “Emang kita punya kalender?”  Kulanjutkan kembali aktivitas yang tertunda, menyiapkan bahan untuk dagangan pecel pagi ini.  Meski urung namun kujawab jua pertanyaan Aya, panggilan untuk Cahaya.

            “Ada, Mak.  Tuh, di depan.”  Ah ya, aku ingat.  Satu karton bekas yang ditulisi dengan rangkaian angka dan hari beserta keterangan singkat kini terpajang di ruang depan.  Kalender hasil kreasi tangan Aya.  Mungkin bentuk protes atas sikapku yang enggan membeli kalender dikarenakan sayang akan rupiah.

            “Sebentar lagi tanggal sembilan Desember.”  Kini Aya telah berdiri di sampingku.

           

13 September 2012

Menghafal Alqur'an, mimpikah?

...
"Oy, klo boleh tau wirda dh hafal brp juz?"
"Insya Allah 20."
"subhanallah! Lbh dr separuh.... Dulu ngapalinnya dr umur brp?"
"Kls 1."
...
(Rabu, 29 Agustus 2012)

Sobat, yang di atas itu adalah potongan obrolanku dengan Wirda (Putri pertama dari Ust. Yusuf Mansur).  Wirda saat ini masih duduk di kelas 1 SMP, dan telah hafal 20 juz Alqur'an.  MasyaAllah!!

Ah, selalu ada saja anak yang membuat hati ini 'iri', karena kekonsistenan mereka, rasa cinta mereka, kedekatan interaksi mereka, dengan alqur'an.  Dan mereka telah mengambil start jauh lebih awal, hingga di usia masih sangat belia telah mampu menyimpan berjuz-juz kalamullah di dalam dadanya.

Beberapa nama lain seperti Syakir Daulay dan Zamzam juga adalah generasi Indonesia yang membuat saya 'jatuh cinta' pada kefasihan dan kedekatannya dengan Alqur'an.  Belum lagi jika kita berselancar pada informasi seputar anak-anak 'ajaib' yang berasal dari berbagai negara.  Banyak dari mereka yang mampu menghafal Alqur'an utuh 30 juz, disertai pemahaman maknanya, pada usia balita!  Subhanallah.

18 Agustus 2012

Obral gede2an!! Hingga 18 Agustus 2012 pkl.17.53 saja!! BuRuAN!!!

Pernah baca pengumuman seperti yang di atas?? Pass-ti pernah donk! Terus, biasanya ngapain??
Buruan, sikaaaaaat!!!
Hehe, rata-rata sih gitu.

Coba yah, ada barang bagus, dikasih diskon besar-besaran, terbatas hanya beberapa jam lagi. Sayang banget klo sampe' lewat. 'tul gak??!

Nah, bulan Ramadhan kurang kasih 'obral' apa coba? Pahala berlipat, fasilitas dimudahkan, suasana kondusif, dan yang pasti nih yah, janji Allah itu haq, gak nipu, bukan abal-abal. Kalo Allah janji ngasih obral pahala, gak bakal kecewa, karena bukan janji palsu.
Tapiii, sayangnya nih, limit waktu buat obral pahalanya sekarang tinggal dikiiiiit lagi. Tinggal hitungan jam deh. Apa tuh kira-kira yang seharusnya kita lakukan??

24 Juli 2012

Etika meng-copy

Selamat sore sahabat!  Hari keempat berpuasa di bulan Ramadhan.  Masih semangat??!

Ok deh, kali ini saya mau bahas tentang satu tema sederhana.  Sengaja sederhana, biar nggak bikin tambah laperrrrr
(Emang sejak kapan juga blog ini bermuatan tulisan berat?  Bukannya dari dulu selalu ringan dan renyah??)  He he.

Sahabat pernah nulis nggak?  Entah nulis apa kek.  Blog, puisi, cerpen, artikel, atau yahh minimal status fb or twitter gitu?  Pasti pernah donk yah?  Iya kan?  Ayo ngaku!  (lho).

13 Juli 2012

Ramadhan in sight, are u Ready??!

Alhamdulillah, gak lama lagi kita sampai juga nih, ke bulan yang satu tahun lalu kita lepas dengan derai air mata, hati pilu, jiwa tergores sedih (ehh, iya gak? atau justru seneng bisa bebas dari Ramadhan?).

Ya, apapun kondisi hati kita satu tahun lalu, tetaplah kesempatan yang masih diberikan adalah sebuah anugerah yang tak terkira.  Siapa sih yang akan memungkiri bahwa bulan Ramadhan adalah bulan yang di dalamnya Allah turunkan berlimpah karunia, ampunan, pahala, dan kemudahan dalam beribadah.  Kita sering menyebutnya sebagai BULAN ISTIMEWA.
Jadi, terlepas berat atau tidak perjuangan ibadah yang akan kita jalani nanti, pastilah ada kebahagian luar biasa saat usia masih menghadapkan raga kita kepada tamu istimewa ini.  Dan untuk itu, kita WAJIB bersyukur.  Betul??

Nah!  Sekarang nih yah.  Ngomong-ngomong tentang tamu yang bentar lagi mau bertandang, kita udah nyiapin apa aja?  Masa' iya sih tau ada tamu mau datang gak disuguhin apa-apa?  Kita kan harus memuliakan tamu.  Bukan begitu??

PERSIAPAN!
Ini nih yang mau kita bicarain kali ini.  Apa aja sih yang kudu kita persiapkan?  Minimal ada EMPAT persiapan utama.  Apa aja tuh??

10 Juli 2012

Ilahana, balighnaa Ramadhan

Masa berarak, bergerak pasti.
Siap percikkan tetes sejuk yang ditunggu.
Pasti, pasti ia sirami sekarat jiwa yang haus dan merindu.
Jiwa-jiwa yang dulu berkabut, saat sembab mata menjadi saksi tentang haru perpisahan.

Pasti??
InsyaAllah...
Ia akan kembali.
Ia 'makmurkan' bumi.
Ia bentang selebar-lebar peluang.
Ia sapa hati yang larut menanti.

07 Juni 2012

Merayakan 10 tahun, Hijab Pilihan Hati

7 Juni 2002 - 7 Juni 2012
10 tahun sudah....

Terkenang masa sepuluh tahun silam, saat niat kuat untuk menutup aurat ternyata tak serta merta dapat direalisasikan.  Perjuangan saya memang tak seberat muslimah di era 1980-an atau 1990-an yang harus berhadapan dengan pihak petinggi sekolah, ayah yang seorang aparat negara, dan lain sebagainya.  Sebagian ada yang harus mati-matian mempertahankan keteguhan prinsip, karena terlalu dicurigai.  Tidak, zaman saya perjuangan tidak lagi seperti itu, karena Alhamdulillah jilbab telah dapat diterima oleh masyarakat luas.

Tapi kendala tetap ada.  Bulan Mei 2001 hidayah menghampiri, namun saya baru resmi menggunakan jilbab pada Tanggal 7 Juni 2002.
Saat itu saya berfikir mungkin Allah hendak menguji kesungguhan hati.  Karena dengan demikian saya dapat lebih menyelami ketulusan niat.  Karena apakah saya berhijab?
Saya mempunyai masa satu tahun untuk jujur pada diri sendiri, sekaligus memantapkan kembali apa yang telah menjadi pilihan jiwa saat itu.
Lebih dari itu, dengan sedikit perjuangan pastilah akan menjadi kenangan demikian indah, sehingga hidayah akan dihargai, begitu mahal dan tak ternilai.  Ibarat suatu benda yang didapatkan dengan susah payah, pasti akan dijaga hingga tetes keringat penghabisan (he he).
Yah, tak akan mudah dan tak akan rela kita melepas sesuatu yang telah kita raih dengan berpayah-payah.  Setuju?

Memeluk Kenangan

Saat aku mencoba melupakan namun gagal, Saat itulah aku memutuskan untuk berhenti melupakan. Berdamai. Merangkai kisah dalam ...